Dari "Satu Gaya Untuk Semua" menjadi Pemimpin yang Mendiagnosis Kebutuhan dan Mengembangkan Potensi Tim dengan Presisi.
Mulai PelajariTidak ada gaya kepemimpinan terbaik. Gaya terbaik adalah yang paling sesuai dengan tingkat perkembangan anggota tim pada tugas spesifik.
Seberapa mampu seseorang dalam melakukan tugas? Mencakup pengetahuan & keterampilan teknis.
Seberapa mau & percaya diri seseorang dalam melakukan tugas? Mencakup motivasi & kepercayaan diri.
Klik pada Tingkat Perkembangan untuk melihat Gaya Kepemimpinan yang sesuai.
Kompetensi Rendah, Komitmen Tinggi.
"Seperti anak balita belajar jalan. Semangat tinggi, tapi belum bisa."
Kompetensi Sedikit, Komitmen Rendah.
"Seperti anak jatuh dari sepeda. Mulai frustrasi dan ragu."
Kompetensi Sedang-Tinggi, Komitmen Bervariasi.
"Seperti remaja bisa menyetir, tapi belum percaya diri di jalan tol."
Kompetensi Tinggi, Komitmen Tinggi.
"Seperti pembalap profesional. Beri tujuan, dia tahu jalannya."
Memberi arahan spesifik (APA, BAGAIMANA, KAPAN) dengan sedikit dukungan emosional.
Tetap memberi banyak arahan, TAPI diimbangi dengan banyak dukungan, penjelasan, dan semangat.
Mengurangi arahan, fokus pada dukungan, fasilitas, dan menjadi 'sounding board'.
Memberikan tanggung jawab dan wewenang penuh. Sedikit arahan, sedikit dukungan.
Bagan ini memetakan empat gaya kepemimpinan (S1-S4) berdasarkan tingkat Perilaku Direktif (arahan) dan Suportif (dukungan) yang dibutuhkan oleh tim di setiap tingkat perkembangan (D1-D4).
(Mendukung)
Pelaku Cakap & Ragu
(Melatih)
Pembelajar Kecewa
(Mendelegasikan)
Pemain Bintang
(Mengarahkan)
Antusias Pemula
Tugas pertama seorang pemimpin bukanlah bertindak, tapi berhenti sejenak untuk mendiagnosis. Tanyakan: 'Untuk tugas ini, dia di level D berapa?' sebelum memberikan perlakuan.
Setelah mendiagnosis, GROW adalah alat percakapan Anda. Coaching bukan menasihati, tapi seni bertanya untuk membantu tim menemukan solusi mereka sendiri.
Fokus pada masa depan. Ciptakan visi yang jelas tentang hasil yang diinginkan.
"Dari obrolan kita ini, apa tujuan spesifik yang ingin kamu dapatkan?"
Pahami situasi saat ini secara objektif tanpa menghakimi.
"Apa yang sudah kamu coba lakukan? Apa yang berhasil, apa yang tidak?"
Brainstorming semua kemungkinan solusi tanpa batasan.
"Seandainya tidak ada batasan, ide 'gila' apa yang kamu punya?"
Ubah ide menjadi langkah konkret yang dapat ditindaklanjuti.
"Dari semua pilihan tadi, langkah kecil apa yang akan kamu ambil besok pagi?"
Anda kini dibekali dengan instrumen kepemimpinan yang lengkap. Gunakan Kepemimpinan Situasional untuk mendiagnosis 'APA' masalahnya, dan gunakan Model GROW untuk mengeksekusi percakapan 'BAGAIMANA' cara mengembangkannya.
Dashboard kinerja memberi Anda data. Dua model ini memberi Anda cara untuk menindaklanjuti data tersebut dengan bijak.
Pelatihan ini selesai, tetapi perjalanan Anda sebagai 'Supervisor 4.0' baru saja dimulai.